Dengan Pesawat Hipersonik Bisa Tempuh 90 Menit Jakarta-Tokyo

Agen Casino

Dengan Pesawat Hipersonik Bisa Tempuh 90 Menit Jakarta-Tokyo – Hermeus merencanakan untuk bikin pesawat terbang komersil hipersonik yang dapat terbang lima kali bertambah cepat dari cepat rambat bunyi. Tehnologi propulsi pesawat ini direncanakan supaya bisa meluncur dengan kecepatan lebih dari 3.000 mil /jam atau 3 Mach.

Hingga, dengan kecepatan ini, penerbangan Jakarta-Tokyo yang biasa ditempuh 7 jam 25 menit, dapat dipotong kurang dari 100 menit, jadi seputar 90 menit saja.

Hermeus sendiri berbasiskan di Atlanta, Amerika Serikat, serta dibangun tahun kemarin serta punya mimpi untuk bikin pesawat paling cepat di dunia bukannya mendalami ruangan angkasa.

“Kami tengah mempersiapkan perjalanan revolusioner pada infrastruktur transportasi global, merubah masa dial-up ke masa boradband, dengan merubah kecepatoan perjalanan jarak jauh dengan radikal,” jelas co-founder and CEO AJ Piplica dalam tayangan persnya, seperti diambil GeekWire.

Beberapa bekas pejabat Blue Origin berada di barisan penasihat perusahaan ini, seperti Rob Meyerson yang sudah sempat jadi President perusahaan wisata luar angkasa yang dibangun Jeff Bezos itu. Diluar itu, Chief Technology Officer Hermeus, Glenn Kasus, sempat juga kerja membuat propulsi serta insinyur pengembang Blue Origin sepanjang empat 1/2 tahun.

Belakangan ini perusahaan itu menginformasikan sudah sukses mendapatkan permodalan awal dari beberapa pendana penting. Permodalan ini di pimpin oleh Khosla Ventures dengan penambahan permodalan dari beberapa investor pribadi. Tetapi, mereka tidak membuka berapakah besar permodalan yang digelontorkan.

“Hermeus meningkatkan pesawat yang bukan sekedar tingkatkan pengalaman penerbangan dengan kurangi waktu terbang, dan juga punya potensi mempunyai efek sosial serta ekonomi yang besar,” jelas Vinod Khosla, founder of Khosla Ventures.

Hermeus bukan hanya satu perusahaan yang ingin membuat pesawat hipersonik. Tiga tahun awalnya Boom Supersonic juga sudah sempat menginformasikan untuk bikin pesawat yang bertambah cepat dari suara.

Pada Januari 2019, Boom sudah mendapatkan permodalan lebih dari US$140 juta untuk mengembangan pesawat mereka, Overture. Pesawat ini akan terbang dengan kecepatan 2,2 Mach, 10 % bertambah cepat dari pesawat supersonik Concorde. Tetapi, dikit lebih lamban dari pesawat yang akan ditingkatkan Hermeus yang akan mempunyai kecepatan 3 Mach.

Sumber sah Boom menyebutkan pesawat mereka siap dioperasikan dengan komersil pada pertengahan 2020. Mereka bahkan juga menyebutkan jika Virgin Grup serta Japan Airlines sudah pesan dengan keseluruhan 30 pesawat, seperti diadukan ArsTechnica.